Thursday, March 5, 2015

Perawatan Tali Pusar Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir Normal


perawatan bayi baru lahir normal
sumber foto: qsota

Sebelum menjelaskan perawatan bayi baru lahir normal untuk tali pusar, perlu diketahui bahwa bayi ketika masih berada di janin menerima nutrisi dan oksigen melalui plasenta, yang terpasang ke dinding bagian dalam dari rahim ibu. Plasenta tersebut dihubungkan ke bayi melalui tali pusar, yang terpasangkan ke bayi melalui sebuah pembukaan di daerah perut bayi. Setelah bayi dilahirkan normal, tali pusar dijeput dan diputus dekat dengan tbuh bayi dalam prosedur yang tidak terasa sakit.


Tali pusar ini akan mengering dan melepas dalam kira-kira 7 hingga 21 hari, yang akan meninggalkan luka kecil yang mungkin akan sembuh dalam beberapa hari. Tali pusar harus dijaga kebersihan dan kekeringannya. Gulung popok bayi menjauh dari tali pusar atau membeli popok bayi baru lahir yang disertakan dengan pemotongan tempat untuk tali ini, supaya tali ini bisa terkena udara dan tidak terjadi kontak dengan pengeluaran buang air kecil bayi.

Dahulu akademi dokter kandungan Amerika Serikat menyarankan untuk membersihkan dasar dari tali pusar bayi baru lahir setiap hari dengan kapas yang sudah diberikan alkohol untuk menggosok. Tetapi para peneliti telah menemukan bahwa tali pusar yang didiamkan akan lebih cepat sembuh dibandingkan dengan menggosok kapas beralkohol dan tidak memiliki resiko adanya infeksi. Sehingga dengan hasil penelitian ini membuat akademi dokter kandungan Amerika Serikat mengubah rekomendasi mereka.

Sampai tali pusar copot, orang tua bisa memberikan bayi caramandi yang menggunakan sepon dari pada bak mandi, mengenakan popok dan baju longgar dalam cuaca hangat supaya udah bisa bersirkulasi dan mempercepat proses pengeringan. Hindari untuk mengenakan bayi baju dalaman yang yang bergaya bodysuit. Jangan pernah mencoba untuk menarik tali pusar, bahkan ketika kondisinya seperti akan copot.

Ketika tali pusar lepas, orang tua mungkin melihat adanya darah kecil di popok bayi, hal ini merupakan sesuatu yang normal. Kadang setelah tali pusar copot, mungkin ada beberapa cairan pembuangan berwarna jernih atau kuning dan sedikit beberapa potongan daging akan tetap berada di posisinya. Hal yang bernama granuloma umbilical ini kemungkinan akan menghilang sendirinya atau mungkin perlu untuk dirawat oleh dokter bayi.

Tetapi hal ini bukan merupakan sesuatu yang terlalu serius dan tidak mengandung saraf yang terlibat, sehingga perawatan yang diperlukan apa pun tidak terasa sakit oleh bayi. Infeksi dalam perawatan tali pusar pada perawatan bayi baru lahir normal merupakan sesuati yang jarang terjadi. Namun orang tua perlu berkonsultasi dengan dokter bayi jika, bayi menangis ketika tali pusar atau kulit yang berada didekatnya disentung, kulit disekitar dasar dari tali pusar berwarna merah, tali pusar mengenluarkan bau tidak enak atau menghasilkan pembuangan yang memiliki warga agak ke kuning-kuningan. Orang tua juga perlu menghubungi dokter anak jika tali pusar tidak berhenti mengeluarkan, karena hal ini kemungkinan tanda dari gangguan pendarahan.

Informasi panduan perawatan bayi baru lahir normal di Merries Indonesia.