Tuesday, December 1, 2015

Petunjuk Untuk Orang Tua Mengenai Cara Meningkatkan Konsentrasi Anak

cara meningkatkan konsentrasi anak
sumber foto: arshmindpower

Jika orang tua sering melihat anaknya menunjukkan ekspresi berkhayal ketika waktunya ia belajar, maka petunjuk cara meningkatkan konsentrasi anak ini bisa membantu. Perlu diketahui bahwa, si kecil belajar untuk menganalisa dan berpikir ketika mereka menjelajahi dunia yang ada di sekitarnya. Hal yang mungkin terlihat biasa di mata orang dewasa menjadi hal baru yang menyenangkan bagi mereka. Untuk alasan ini, anak cenderung bisa diganggu oleh hal-hal yang terjadi di sekitarnya. Tidak ada penyebab dari masalah ini, tetapi ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk membantu anak memiliki tingkat konsentrasi yang lebih baik.


Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menerapkan diet sehat. Karena anak secara keseluruhan mengonsumsi dalam jumlah tinggi makanan yang diproses, makanan yang mengandung gula dan lemak jenuh. Penelitian membuktikan bahwa sebuah diet yang kaya akan biji-bijian, sayuran dan buah-buahan membantu dalam membuat fungsi otak menjadi baik pada anak. Makanan-makanan yang berwarna mungkin bisa meningkatkan aktivitas berlebih anak. Untuk itu, orang tua disarankan untuk menghindari anaknya memberikan makanan ini.

Menetapkan rutinitas harian menjadi langkah kedua. Memiliki rutinitas merupakan hal yang bagus dengan anak bisa memahamil bahwa ada waktunya untuk segala hal, waktu untuk mengerjakan pekerjaan rumah, tidur dan lainnya. Memiliki rutinitas untuk berbagai hal dalam tugas anak akan membantunya dalam menggabungkan segala tugas ke dalam sebuah pola, dan pola ini akan membantu anak untuk mengetahui apa yang selanjutnya harus  ia lakukan. Cara ini bisa membantu anak untuk berkonsentrasi dalam hal-hal yang penting dan menjauhi pikiran mereka untuk berjalan-jalan.

Membatasi penggunakan alat-alat elektronik merupakan cara meningkatkan konsentrasi anak yang ketiga. Para ahli melihat bahwa anak yang berusia lebih dari 2 tahun hanya dibolehkan untuk menonton TV 2 jam sehari, sedangkan anak di bawah usia 2 tahun tidak diperbolehkan menonton TV sama sekali. Saran ini juga perlu dilakukan untuk anak yang lebih tua, karena terlalu lama menonton TV bisa mencegah anak melakukan aktivitas fisik dan intelektual seperti mengerjakan PR, membaca, bermain di luar dan berinteraksi dengan keluarga dan teman.

Langkah berikutnya adalah melakukan latihan fisik dan mental. Kedua dari latihan fisik dan mental merupakan hal yang penting sekaligus bagus untuk membantu meningkatkan konsentrasi anak. Orang tua bisa mencoba untuk bermain permainan papan yang bisa menstimulasi dan mendorong anak untuk berkonsentrasi dan berfikir secara strategis. Hal ini bisa menjadi latihan mental. Telah dibuktikan bahwa ada kemungkinan untuk si kecil yang melakukan latihan fisik selama 30 menit sehari untuk bisa lebih baik dalam berkonsentrasi, meraih prestasi di sekolah dan menjadi lebih positif.

Mengurangi gangguan merupakan langkah terakhir. Dengan orang tua memberikan si kecil tempat yang tepat yakni tempat yang sepi bisa membantunya untuk meningkatkan konsentrasi karena anak masih belum mengembangkan kemampuan seperti orang dewasa dalam menjauhi dirinya dari gangguan. Musik lembut yang dimainkan di ruang kerja bisa membantu untuk menutupi suara yang mengganggu yang berasal dari ruangan lain.

Dapatkan petunjuk lainnya seperti cara meningkatkan konsentrasi anak di Brands.co.id.