Monday, November 30, 2015

Apa Pengaruh yang Didapat Oleh Ibu Menyusui Minum Kopi?

ibu menyusui minum kopi
sumber foto: dailymail

Banyak ibu baru yang menanyakan apakah aman untuk ibu menyusui minum kopi? Jawaban dari pertanyaan ini adalah boleh asalkan tidak terlalu banyak. Karena ketika kafein, kandungan yang dimiliki kopi, masuk ke arus darah, sedikit jumlah dari kandungan ini (biasannya kurang dari 1 persen) masuk ke air susu ibu. Jumlah kandungan ini akan masuk ke susu ASI dalam jumlah yang banyak ketika beberapa jam setelah mengonsumsi minuman ini.


Karena bayi baru lahir belum bisa dengan mudah memecahkan dan menyingkirkan kafein, maka kandungan ini kemungkinan mengumpul di sistemnya. Di usia sekitar 3 bulan, bayi akan mulai memproses kafein lebih efisien dan sepanjang waktu ini akan menjadi lebih mudah baginya untuk mengeluarkannya. Banyak ahli mengatakan bahwa jumlah aman untuk mengonsumsi minuman yang mengandung kafein adalah tidak lebih dari 300 miligram per hari atau jumlah kandungan yang terdapat di sekitar 16 ons dari kopi yang diseduh, dianggap aman untuk ibu menyusui dan seharusnya tidak mengakibatkan adanya perubahan di sebagian besar perilaku bayi.

Tetapi jika ibu menyusui minum kopi dalam jumlah lebih dari 2 atau 3 gelas sehari maka perilaku ini bisa menyebabkan salah satu dari ibu atau bayi atau keduanya merasa mudah marah, gugup atau gelisah dan bisa mempengaruhi munculnya masalah sulit tidur. Meskipun, setiap bayi berbeda satu-sama lain. Jika ibu bayi melihat buah hatinya merasa terganggu ketika ibunya mengonsumsi minuman dengan kandungan kafein yang sedikit, maka seharusnya minuman ini tidak sarankan untuk dikonsumsi dalam sementara waktu.

Kopi merupakan minuman yang terkenal mengandung kafein. Jumlah dari kandungan ini dalam 1 gelas kopi cukup luas berbeda-beda, hal ini tergantung dari jenis dari biji kopi, bagaimana proses pemanggangannya, bagaimana proses penyeduhannya dan tentu saja ukuran dari gelas kopi, meskipun kopi espresso mengandung lebih banyak kafein dalam 1 ons ketika disajikan pada gelas kecil, sehingga satu cangkir penuh dari kopi seduh akan mengandung lebih banyak kafein.

Selain itu ibu bayi perlu mengatur konsumsi kafein yang dilakukannya, dan ia akan perlu mengetahui secara menyeluruh sumber-sumber makanan atau minuman yang memiliki kandungan ini. Minuman seperti, teh, minuman ringan, minuman tenaga, cokelat dan es krim kopi. Tidak hanya itu saja, kandungan kafein juga bisa ditemukan di produk-produk herbal dan obat-obatan yang biasa dilihat di lemari kasir, dimana jenis obat tersebut antara lain obat sakit kepala, demam dan penyembuh alergi.

Beberapa ahli menyarankan bahwa bayi yang masih berusia 4 bulan dianggap belum bisa untuk menangani kandungan kafein dalam jumlah yang terlalu banyak. Bayi tidak bisa menyingkirkan kandungan kafein dengan sangat baik, sehingga kandungan ini bisa terbangun di tubuh mereka, yang bisa menyebabkan mereka menjadi terjaga, kelelahan atau merasa terganggu. Tetapi, ada juga sejumlah ahli yang menyebutkan bahwa kafein kemungkinan hanya memiliki pengaruh yang sedikit kepada buah hati.

Ketahui berbagai petunjuk bagi orang tua baru seperti pengaruh ibu menyusui minum kopi di Merries Indonesia.