Monday, November 9, 2015

Informasi Peringatan Terhadap Ibu Hamil Minum Kopi Hitam

ibu hamil minum kopi hitam
sumber foto: telegraph

Ada persetujuan umum yang menyatakan untuk melarang ibu hamil minum kopi hitam dalam jumlah banyak dan ini tidak hanya berlaku untuk ibu hamil tetapi juga untuk wanita yang ingin mengandung. Tetapi setelah berpuluh tahun dari kontroversi dan bukti yang bertentangan, masih belum ada penetapan resmi mengenai seberapa banyak kafein yang aman untuk dikonsumsi selama kehamilan. Bagi wanita mengandung yang masih ingin minum kopi hitam, lembaga bernama March of Dimes menyarankan wanita untuk membatasi konsumsi kafeinnya menjadi kurang dari 200 miligram per hari.


Sebuah studi yang dipublikasikan luas pada tahun 2008 menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi kafein dengan jumlah 200 miligram atau lebih dalam satu hari memiliki resiko keguguran 2 kali lebih besar dari wanita yang tidak sama sekali minum-minuman berkafein. Namun, tidak semua studi menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi kafein dengan resiko keguguran yang lebih tinggi. Sebuah studi di Denmark menemukan bahwa resiko dari kematian janin menjadi lebih dari 2 kali lipat pada wanita yang meminum 8 gelas kopi atau lebih setiap hari dibandingkan dengan wanita yang tidak minum kopi.

Penelitian lainnya telah menunjukkan bahwa bayi baru lahir dari ibu yang mengonsumsi lebih dari 500 miligram kopi sehari memiliki detak jantung dan pernapasan lebih cepat serta akan menghabiskan banyak waktu terjaga dalam beberapa hari pertama setelah dilahirkan. Beberapa studi menghubungkan konsumsi kafein dalam jumlah tinggi dengan adanya pengurangan yang sedikit dalam berat badan bayi tetapi penelitian lainnya tidak menemukan hasil ini.

Tidak terlihat adanya hubungan antara konsumsi kafein yang cukup dengan kelahiran prematur dan konsumsi kafein tidak terlihat mampu meninggikan resiko dari tekanan darah tinggi kehamilan atau preeklamsia. Satu hal yang pasti adalah ibu hamil akan merasa lebih baik jika ia tidak mengonsumsi banyak kafein. Karena terdapat zat perangsang yang bisa meninggikan detak jantung. Ditambah lagi bahwa meminum minuman ini bisa membuat seseorang merasa gelisah dan menyebabkan insomnia. Kafein juga bisa menjadi penyebab perut mulas karena meransang sekresi dari asam lambung.

Akibat-akibat ini kemungkinan bisa lebih jelas dirasakan dalam usia kehamilan lanjut. Hal ini karena kemampuan tubuh untuk membongkar kafein menjadi lebih lambat, sehingga ibu hamil minum kopi hitam berakhir dengan memiliki tingkat kafein yang lebih tinggi di aliran darahnya. Selama trimester kedua, membutuhkan hampir 2 kali lebih lama untuk membersihkan kafein dari tubuh dibandingkan dengan ketika sedang tidak hamil. Sedangkan di trimester ketiga, membutuhkan hampir 3 kali lipat lebih lama. 

Hal ini bisa mempengaruhi jumlah dari kafein yang melewati plasenta dan menjangkau bayi, yang tidak bisa memproses kandungan ini secara efisien. Alasan terakhir untuk mengurangi konsumsi kafein adalah karena minuman-minuman tersebut mengandung senyawa bernama fenol yang akan membuat tubuh menjadi lebih sulit untuk menyerap zat besi. Hal ini cukup penting karena banyak ibu hamil yang sudah mengalami tingkat zat besi yang rendah. Jika wanita mengandung ingin mengonsumsi kopi atau teh, disarankan untuk meminumnya di tengah-tengah waktu makan, sehingga akan memiliki efek yang lebih sedikit terhadap penyerapan zat besi.

Ketahui lebih lanjut tentang penjelasan ibu hamil minum kopi hitam di Merries.co.id.