Thursday, December 17, 2015

Beberapa Tempat Seram yang Bisa Temukan di Gunung Raung Banyuwangi

gunung raung banyuwangi
sumber foto: wikipedia

Sebagai gunung bertipe stratovolcano dengan ketinggian 3.332 meter di atas permukaan laut, Gunung Raung Banyuwangi merupakan satu dari bagian gunung api yang masih aktif di Pulau Jawa. Berdasarkan peta geografi, gunung ini letaknya ada di daerah Banyuwangi, Jember, dan Bondowoso. Dari tahun 1586 hingga saat ini, gunung ini telah meletus lebih dari 60 kali. Letusan terbesarnya adalah ketika mengembuskan semprotan lava seluas 60 kilometer. Dalam catata, letusan terbesar terjandi pada tahun 1638, dengan ada 1.000 jiwa meninggal dunia saat itu.


Gunung Raung memiliki sebuah kaldera dengan ukuran panjang dan lebar 750 meter x 2.250 meter, dengan kedalaman 500 meter yang dikelilingi oleh pinggiran yang berwarna keabu-abuan. Perbedaan warna dari pinggiran dan panggul dari gunung api ini disebabkan oleh sedikitnya tanaman yang ada di pinggiran ketika dibandingkan dengan kesehatan dan luas tanaman yang ada di panggul. Gunung ini merupakan gunung api tertinggi yang ada di kelompoknya. Meskipun lorong antara gunung api utama memiliki tanah yang subur untuk tanaman, tetapi hal ini justru membuat daerah daratan menjadi sangat terbatas.

Gunung ini adalah gunung tua yang dikelilingi oleh banyak bukit dan beberapa puncak gunung api seperti Gunung Suket (dengan ketinggian puncak 2.950) di sebelah utara, Gunung Lempeh (ketinggiannya 2.932 meter) di timur laut, Gunung Jampit (ketinggian 2.338 meter) sebelah timur, Gunung Wates (2.79 meter) di sebelah selatan dan Gunung Gadung (2,850 meter), dan Gunung Panyungan di sebelah barat. Pemandangan panorama yang ditawarkan sangat indah dan fantastik. Pemandangan di gunung ini terlihat sangat menarik dengan ada banyak jenis tanaman dan binatang. Wisatawan bisa mendaki Gunung Raung Banyuwangi bisa memulai perjalanan dari Pesanggrahan Sumber Wringin, yang menyediakan banyak pemandu yang siap memberikan layanan panduan ke para pendaki.

Banyak orang tua yang mengatakan bahwa ada sumur yang dahulunya digunakan oleh pertapa suci dari Gresik. Mereka juga percaya bahwa pertapa suci ini masih hidup tetapi tidak terlihat oleh mata manusia. Jika pendaki memutuskan untuk berkemah di Pondok Sumur maka di malam hari, mereka mungkin mendengar suara-suara misterius. Pendaki mungkin mendengar suara kuda sedang berlari kecil di belakang tenda, tetapi ketika memutuskan untuk melihat asal suara tersebut, pendaki tidak melihat ada apa pun di sekitar tendanya.

Pondok Demit dipercaya oleh warga sekitar bahwa ini merupakan tempat dimana para hantu melakukan aktivitas berbelanja di pasar. Banyak orang percaya bahwa hantu memiliki hari khusus dimana akan terdengar suara pasar yang ramai di tempat ini beserta dengan lagu mistis. Lokasi ini merupakan lokasi di sebelah timur dari jalur mendaki, tepat di sebuah lorong kecil yang diisi oleh daerah semak-semak besar yang rumpun. Dari namanya, Pondok Mayit mungkin dikenal sebagai tempat yang lebih seram dibandingkan dengan tempat transit lainnya. Ketika masih berada dalam jajahan Belanda, sebuah mayat terlihat tergantung di atas pohon. Mayat tersebut merupakan tubuh dari bangsawan Belanda yang dibunuh oleh orang Jawa.

Cari tahu tempat lainnya yang bisa ditemukan di Gunung Raung Bayuwangi lewat SuperAdventure.co.id.