Wednesday, November 12, 2014

Dalam Speed Offroad Indonesia, Mobil Jepang Belum Bisa Bersaing

offroad indonesia
 sumber foto: landcruiserv8

Tidak hanya para pembalap offroad atau yang memiliki sebutan lain yaitu offroader, tetapi juga untuk kaum awam. Nama merek mobil, Jeep, memang sudah dikenal sebagai ahlinya dalam melakukan kegiatan offroad dan juga membalap. Bisa dikatakan, Jeep memiliki kelas yang tinggi di dunia offroad. Banyak alasan yang membuat mobil Jeep diandalkan dalam perlombaan offroad Indonesia, diantaranya mobil ini bisa mengatasi medan yang ekstrim, dan berkat tanaga besar yang biasa dimiliki mobil buatan Amerika ini membuat banyak offroader sering menggunakan mobil merek ini untuk berlomba.


Meskipun begitu, apakah memang tidak ada mobil lain yang digunakan oleh para offroader dalam berlomba? Dengan memiliki banyak produksi mobil, tidakkah Jepang memiliki mobil yang bisa digunakan untuk offroad? Memang produsen mobil dari Jepang memiliki beberapa mobil yang bisa digunakan untuk offroad Indonesia tetapi mobil-mobil ini belum bisa menyaingi kemampuan yang dimiliki oleh Jeep dalam perlombaan offroad, apalagi dalam perlombaan speed offroad.
 
Hal ini juga sama seperti apa yang diungkapkan pembalap offroad berusia 38 tahun bernama Memen Harianto. Dalam pernyataanya di konfrensi pers sebuah acara ia mengatakan kalau untuk perlombaan speed offroad, mobil yang digunakan masih dikuasai oleh merek Jeep. Alasannya adalah karena produsen dari merek mobil ini melakukan penyelesaian untuk mencapai hasil yang lebih besar. Setelah Jeep, mobil untuk speed offroad kebanyakan adalah mobil tubular atau mobil yang sudah dimodifikasi bengkel-bengkel yang khusus menangani mobil speed offroad.
 
Tetapi mobil tubular ini belum bisa menyaingi kemampuan dari mobil Jeep. Hal ini dikarenakan mobil ini sering dilakukan modifikasi sehingga peluangnya untuk bisa menyelesaikan lomba merupakan harapan yang sulit untuk diraih. Biasanya, untuk mobil tubular bisa menyelesaikan lomba hingga garis finis biasanya memerlukan proses yang panjang atau sebanyak 2 hingga 3 perlombaan. Hal ini dipengaruhi oleh kemampuan dari pembalap atau offroader dalam menemukan pengaturan mobil yang tepat dengan gaya berlombanya.
 
Menariknya, mobil tubular yang merupakan mobil modifikasi, tetapi mobil jenis tetap mengandalkan mesin dari mobil offroad Amerika Serikat seperti Jeep atau Chevrolet dibandingkan mesin mobil Jepang. Meskipun begitu, mobil Jepang dinilai bagus untuk digunakan dalam perlombaan speed offroad, khususnya untuk kelas klasifikasi kapasitas mesin atau besar cc yang kecil, ini dipengaruhi oleh mobil offroad dari Jepang menggunakan jenis mesin 4 silinder.
 
Mobil offroad dari Jepang yang memiliki jenis mesin 4 silinder antara lain, Suzuki Jimmy, Suzuki Vitara, dan Nissan Terrano. Untuk kelas mesin 2 silinder, dikuasai oleh mobil-mobil jenis UTV Polaris. Untuk siapapun yang ingin mencoba mengarungi rintangan offroad Indonesia, menurut Mene, sebaiknya untuk percobaan pertama kali menggunakan mobil-mobiil yang memiliki kapasitas mesin yang tidak begitu besar tetapi mobil yang digunakan perlu mempunyai kemampuan all wheel drive.

Perbanyak informasi mengenai offroad Indonesia di Aswirman.com.